Mengapa Harga Energi Naik?

Anda mungkin telah memperhatikan tagihan energi Anda telah meningkat, tetapi tahukah Anda mengapa?

Ketika ekonomi international pulih dari pandemi COVID, harga energi telah pulih secara dramatis. Ini telah mempengaruhi rumah tangga di seluruh dunia karena permintaan energi hanya meningkat.

Tertarik untuk mempelajari lebih lanjut? Berikut adalah beberapa alasan mengapa harga energi naik begitu tinggi.

Rebound dalam Konsumsi Energi

Selama bulan-bulan awal COVID, konsumsi energi international anjlok. Hal ini menyebabkan banyak bahan bakar—termasuk fuel, batu bara, dan listrik—turun drastis harganya.

Seiring dengan berlarutnya COVID, ekonomi international mulai pulih. Penutupan dicabut, toko dan restoran mulai dibuka, dan permintaan energi meningkat.

Namun, pemulihan ekonomi international terjadi dengan kecepatan yang begitu cepat, harga bahan bakar ini rebound dan sekarang menjadi yang tertinggi sejak 2008. Harga fuel alam telah melonjak lebih dari tiga kali lipat sejak akhir 2020.

Meskipun rebound ini sebagian disebabkan oleh pemulihan ekonomi, namun juga dipengaruhi oleh peningkatan permintaan karena peristiwa terkait cuaca di banyak lokasi di seluruh dunia, termasuk:

  • Musim dingin membeku di beberapa bagian Belahan Bumi Utara
  • Badai Ida
  • Kekeringan di Brasil dan daerah serupa yang mengandalkan tenaga air
  • Tingkat pembangkitan angin yang lebih rendah di Eropa

Karena kenaikan harga fuel bumi, banyak yang beralih ke batu bara sebagai sumber bahan bakar. Meningkatnya permintaan fuel dan batu bara juga menyebabkan kenaikan harga listrik.

Kendala Pasokan

Karena penurunan permintaan yang terjadi pada awal COVID, harga minyak dan fuel bumi mengalami penurunan, seperti terlihat dari harga fuel untuk mobil.

Karena penurunan biaya yang dramatis ini, investasi dalam minyak dan fuel alam juga menurun. Hal ini mempengaruhi harga energi dan menyebabkan pembatasan pasokan yang lebih ketat, hingga produksi tidak dapat memenuhi permintaan.

Selain itu, beberapa pabrik dan kilang yang memproses bahan bakar ini mengalami pemadaman yang tidak direncanakan dan memerlukan perbaikan yang menyebabkan lebih banyak masalah pasokan dan penundaan.

Sumber Energi Alternatif

Banyak pemerintah tidak memiliki kebijakan yang cukup kuat mengenai sumber energi alternatif dan teknologi yang bersih dan terbarukan. Dengan meningkatkan penggunaan energi terbarukan, permintaan fuel alam dan batu bara idealnya akan turun ke tingkat yang lebih sesuai dengan produksi bahan bakar.

Energi matahari adalah salah satu cara untuk melakukan ini. Dengan desain tata surya khusus, Anda dapat menurunkan tagihan energi ke tingkat yang lebih masuk akal.

Mengelola Kenaikan Harga Energi

Kurangnya pasokan dan peningkatan permintaan telah digabungkan untuk membuat harga energi melonjak.

Pasokan energi yang terbatas ini berpotensi diatasi dengan sumber energi alternatif yang terbarukan. Sumber energi alternatif dapat menurunkan permintaan minyak dan fuel alam yang cukup untuk memenuhi pasokan dan menurunkan harga energi.

Jika menurut Anda artikel ini informatif, pastikan untuk melihat lebih banyak lagi postingan berkualitas kami.

See also  Penjelasan Proses Deteksi Kanker Paru-paru